Sekarang saya adalah pejuang ASI :)
Saat saya cuti melahirkan selama tiga bulan (satu bulan sebelum melahirkan dan dua bulan sesudah melahirkan), saya dapat menyusui Daffa secara eksklusif selama dua bulan. Alhamdulillah Daffa sehat dan berat badannya selalu meningkat setiap minggu sehingga kekhawatiran saya mengenai apakah jumlah ASI saya mencukupi atau tidak untuk Daffa terjawab sudah.. Daffa lahir dengan berat 3,1 kg (normal dan sehat walaupun saya terkena preeklamsia) dan saat usia dua bulan sudah naik menjadi 6,3 kg!!
Tapi semakin mendekati hari - hari terakhir cuti saya mulai berpikir keras.. bagaimana caranya agar saya dapat tetap memberikan ASI ke Daffa di saat saya sudah mulai bekerja..
Saya dalam kondisi yang menyebabkan saya harus terpisah dengan Daffa.. Saya bekerja di Jember sedangkan suami bekerja di Semarang. Selama ini kami tinggal terpisah dan hanya bertemu di saat akhir pekan saja sedangkan saya sekarang masih belum menemukan pengasuh untuk merawat Daffa selama saya tinggal kerja. Di satu sisi, pekerjaan saya juga mengharuskan saya untuk selalu mobile, dalam artian tidak hanya stay di Jember tetapi juga harus keluar kota selama beberapa waktu bahkan kadang sampai keluar negeri sehingga agak sulit untuk menemukan pengasuh yang benar - benar dapat dipercaya untuk mengasuh Daffa.. karena jika saya harus keluar kota itu berarti Daffa hanya akan ditemani pengasuhnya saja (tapi semoga kami segera menemukannya)..
Pada saat harinya tiba saya harus meninggalkan Daffa, saya berusaha menguatkan diri untuk tidak menangis atau menampakkan wajah sedih :) saya benar - benar menjaga agar dapat tetap ceria dan bersikap biasa saja walopun hati saya berkecamuk. Oke, saya berhasil :) saat meninggalkan Daffa, saya bisa tetap tersenyum dan pamitan ke Daffa bahwa saya tidak akan lama meninggalkannya, bahwa minggu depan saya sudah akan kembali lagi ke Solo.. tapi pertahanan saya runtuh saat saya mulai pergi meninggalkan rumah, saya menangis sejadi-jadinya di bahu suami saya.. sungguh... rasanya tak tergambarkan.....
Begitu sampai di Jember saya segera menyiapkan perlengkapan perang pejuang ASI :)
*Breastpump
*Kantong ASI
*Cooler bag + Icegel yang tahan dingin sampai dengan 15 jam
*Cooler box + Icepack yang tahan dingin sampai dengan 24 jam
*Label
*Bolpoint
Jadi yang saya lakukan sama dengan para ibu perah yang lain, hanya bedanya saya tidak bisa langsung memberikan ASI perah saya langsung ke Daffa setelah saya perah, tetapi musti menunggu selama paling cepat satu minggu baru bisa saya bawa pulang atau saya kirim melalui jasa pengiriman..
Walaupun saya terpisah dari Daffa, saya tetap berkomitmen memberinya ASI (sebagai gambaran, jarak Jember - Solo adalah 12 jam perjalanan).. jadi selama di Jember, saya tetap memerah ASI saya yang sampai sekarang produksinya masih banyak.
Saat di kantor atau di rumah, saya tetap memerah ASI dan kemudian saya masukkan ke dalam kantong ASI dan disimpan di dalam freezer (diberi tanggal dan jam perah). Sebagai wadah untuk transfer ASI perah dari kantor menuju rumah, saya menggunakan cooler bag yang didalamnya diberi icegel.. Begitu hari Jumat tiba, ASI-ASI perah yang sudah terkumpul saya bawa pulang ke Solo dengan menggunakan cooler box yang sudah diberi icepack agar ASI saya tetap awet dan tidak rusak :)
Minggu ini adalah minggu pertama saya meninggalkan Daffa, hari-hari awal saya rasakan sangat berat sekali.. bahkan kadang saya merasa kalau jangan - jangan saya terkena depresi ringan, hehe.. karena emosi saya menjadi sangat labil.. saya bisa sangat sedih dan tiba - tiba menangis jika ingat Daffa, tapi saya juga bisa senang hanya dengan melihat video atau foto - fotonya.. bahkan selama satu minggu ini saya memilih untuk tidak menghubungi Daffa karena hal tersebut malah membuat saya menangis.. saya hanya meminta update perkembangan Daffa melalui foto atau video yang dikirim adik saya melalui whatsApp..
Kadang saat di kantor dan tiba - tiba ingat Daffa, saya langsung lari ke toilet dan menangis di dalam toilet sepuasnya, begitu keluar toilet dan kembali ke meja, muka saya sudah lempeng/datar dan ceria lagi, hehe :D dan karena saya adalah wanita tangguh, saya memilih untuk bersikap tegar.. ;)
Saat ini saya berdoa semoga bisa segera mendapatkan pengasuh sehingga Daffa bisa segera saya ajak tinggal di Jember dan bisa lebih maksimal memberinya ASI eksklusif.. :)
Selamat berjuang untuk para pejuang ASI :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar